Gravatar Sebenarnya memilih bank adalah hak user. Saya setuju tidak memilih bank secara kolektif sehingga setiap nasabah punya hubungan sendiri dengan bank ybs. Pemilihan bank secara kolektif lebih banyak merugikan nasabah.

BNI contohnya, sejak menjadi TBK hanya memberi service yang baik saat mengejar nasabah. Karakter SDM BNI tidak memelihara hubungan baik dengan nasabah. Mungkin karena rotasi pegawai tidak mempertimbangkan kultur budaya setempat. Hanya di BNI yang akan memberi service habis-habisan bagi pejabat agar mmilih BNI secara kolektif. Sebaliknya hanya di BNI yang tidak melihat anda sebelah mata hanya 5 menit setelah anda tidak jadi pejabat.

Untuk Unhas, BNI yang merasa sudah menguasai sirkulasi uang universitas acuh beibeh bila ada masalah dengan services BNI. ATM misalnya, terlalu sering tak ada uangnya, sehingga merugikan orang Unhas yang punya account di BNI. Dan hal ini sudah berkali dilaporkan, tidak ada tanggapan yang memadai.
Hanya di BNI kalau kita meminta srvices atau komplain, mereka akan bilang cari deh bank yang lain.
Sudah waktunya Unhas harus memberi alternatif warganya untuk bebas memilih bank.

wass,
Triyatni




Name:

Email:

URL:

Comment:  ? 


 

Commenting by HaloScan