Gravatar pilihan dan kesempatan

Sebuah kesempatan tak mungkin kembali lagi. Bakal menunggu waktu yang cukup lama untuk mengharapkan adanya kesempatan yang sama dapat berulang kembali. Tetapi jika pun ada pilihan untuk mengabaikan sebuah kesempatan tentulah pilihannya itu adalah sebuah pilihan yang mendilemakan.

Hari itu adalah sebuah kesempatan besar, dari sekian lama menunggu kesempatan untuk bertemu seorang tokoh yang bahkan tidak pernah ditemui sebelumnya. Seorang yang sejak saya kuliah sudah saya dengar namanya, sebagai Junior di kampus saat itu, nama-nama senior yang sudah sukses di luar menjadi sangat sakral dan menjadi IDOL. Pun setelah lulus kuliah dan bekerja sampai sekarang senior senior tersebut tetap menjadi IDOL . Hatta, tokoh yang satu ini saya anggap cukup berpengaruh bahkan diluar koridor senior – junior kami di kampus. Beliau sudah menjadi kalau boleh dibilang seorang “tokoh nasional” dalam bidang penulisan dan Blogging.

Nah Kosa kata yang terakhir itulah yang kemudian memberikan kami kesempatan untuk bertemu. Setidaknya dipicu oleh sebuah email provokatif dari saya yang mengkritik beliau sudah tidak adil, terutama dalam membagi perhatian pada aktifitas Blogging dengan mendukung, membimbing, menasehati komunitas yang pernah membesarkannya. Saya akui itu sangat Provokatif. Terbukti bahwa tidak cukup 2 menit, beliau sudah mengirimkan balasan terhadap email saya beserta sanggahan dan ajakan bertemu dalam acara Seminar : Blog : The Voice Of Freedom di makassar, semacam pesta blog lokal di Makassar. Wow..Memang beliau adalah sesepuh blogger baik di Indonesia maupun di Makassar..Dalam beberapa komunitas Blog maupun komunitas sosial di internet pasti beliau menjadi bagian darinya. Kesempatan ini takkan datang berulang. Inilah kesempatan yang ditunggu-tunggu.

Lain halnya dengan pilihan. Saat pagi saya sudah bulatkan tekad untuk datang, mengikuti acara tersebut dan menemui beliau. Saya sudah menyusun pertanyaan dan beberapa cerita yang akan saya usung jika nantinya dalam acara tersebut saya diberi kesempatan. Saya juga sudah siapkan beberapa cerita yang akan saya sampaikan secara pribadi kepada beliau, untuk dijadikan ajang curhat sekaligus ajang cari [ baca : pancing ] kesempatan. Ya kesempatan untuk lebih dekat secara personal. Hmm..Siapa tahu saya bisa dapat Door Prize acara tersebut.

Kesempatan memang tak berulang dan juga hanyalah pilihan. Meski peluangnya sangat besar untuk mendapatkan manfaat yang banyak, tetapi sekali lagi itu tetap pilihan. Yang terjadi kemudian bahwa terdapat pilihan lain yang tak memberi kesempatan untuk mengambil kesempatan. Pada akhirnya saya pilih tak mengambil kesempatan itu. Tak tanpa alasan. Tiada tanpa sesal. Tapi selalu pilihan menyisakan dilema.

Saya telah abaikan kesempatan itu karena tak ada pilihan bagi saya untuk tidak membahagiakan IDOL saya yang lain. Lelaki yang baru saja menjalani kurang dari enam bulan hidupnya di dunia. Masih muda dan sejauh ini baru 4 hal yang paling bisa di


Gravatar Maaf saya posting ulang..karena ada yang terputus..

Lain halnya dengan pilihan. Saat pagi saya sudah bulatkan tekad untuk datang, mengikuti acara tersebut dan menemui beliau. Saya sudah menyusun pertanyaan dan beberapa cerita yang akan saya usung jika nantinya dalam acara tersebut saya diberi kesempatan. Saya juga sudah siapkan beberapa cerita yang akan saya sampaikan secara pribadi kepada beliau, untuk dijadikan ajang curhat sekaligus ajang cari [ baca : pancing ] kesempatan. Ya kesempatan untuk lebih dekat secara personal. Hmm..Siapa tahu saya bisa dapat Door Prize acara tersebut.

Kesempatan memang tak berulang dan juga hanyalah pilihan. Meski peluangnya sangat besar untuk mendapatkan manfaat yang banyak, tetapi sekali lagi itu tetap pilihan. Yang terjadi kemudian bahwa terdapat pilihan lain yang tak memberi kesempatan untuk mengambil kesempatan. Pada akhirnya saya pilih tak mengambil kesempatan itu. Tak tanpa alasan. Tiada tanpa sesal. Tapi selalu pilihan menyisakan dilema.

Saya telah abaikan kesempatan itu karena tak ada pilihan bagi saya untuk tidak membahagiakan IDOL saya yang lain. Lelaki yang baru saja menjalani kurang dari enam bulan hidupnya di dunia. Masih muda dan sejauh ini baru 4 hal yang paling bisa dia lakukan : bobo, makan, tidur dan ee’ hehehe..Dia memang masih muda dan dapat dipastikan minim pengalaman dan sudah pasti tidak bisa ngeblog.. dia terlalu lugu untuk memberi kesempatan..tapi dia cukup tegas untuk memberi pilihan...dengan tangisannya yang melengking atau senyumnya yang menawan.

…Ah, mohon maaf ya kanda, saya sangat ingin bertemu kanda..tetapi si kecil dan Ibunya tak ada yang menemani di rumah..apalagi kami tinggal di pulau lae-lae.. dimusim hujan ini, mungkin saja lelaki kecil dan menggemaskan itu harus lebih mendapatkan perhatian.
Jikapun ada kesempatan berikutnya, persuaan itu semestinya menjadi niscaya..meski pada akhirnya tetap menjadi pilihan..Untuk saat ini... pilihan itu kemudian diberikan oleh dua Lelaki Pujaan / IDOL saya.. Yang satu : seniorku kanda Amril Taufik Gobel dan Yang satunya lagi anakku yang lucu : A. Ghaisan Maddukelleng. Untuk masa yang akan datang mungkin kesempatan itu kembali dan berulang dalam bentuk yang lain tanpa menyisakan pilihan lain..alhasil kesempatan bersua menjadi kenyataan..


Kurniawan
FYI: Comment ini di posting juga di blog saya dimensi2x2.wordpress.com


Gravatar blog yang ini sudah jarang diuodate ya...?




Name:

Email:

URL:

Comment:  ? 

 

Commenting by HaloScan